Pimpinan Media Infosiber Kecam Pernyataan Bupati PALI “Berhenti Buat Berita dengan Kata Diduga” saat  Kata Sambutan

Kota Bengkulu157 Dilihat

Kota Bengkulu, siberkreatif.com – Pimpinana media Infosiber.com, M.D.Amin, Minggu (15/3/2026) melalu pesan WA menyatalan seorang pejabat publik tidal seharusnya menghina profesi wartawan di khlayak ramai atau di tempat umum.

“Seorang pejabat publik yakni Bupati tidak seharusnya menghina wartawan di hadapan khalayak ramai dan unsur Muspida, Saya mengutuk keras apa yang telah diucapkan Bupati PALI. Terkait data dan yang akan memberikan vonis hanya hak hakim bukan bupati maupun polisi”._

Dilansir dari pemberitaa Pali Expres.com Empat Lawang, Jum,at (13/3)  terkait sosok Bupati Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI ) Sumatera Selatan, yang mengatakan dengan lantangnya ” *Kalau aku punya niat tidak baik, tinggal telepon Kapolres atau Kajari untuk menjahili kalian wartawan”*.

“Kalau memang kalian wartawan ada data, jangan menulis pakai kata diduga, ayo kita adu data kalau kalian wartawan dak lengkap data siap siap aku penjarakan” papar Bupati PALI Asgianto.

” _Berenti oy buat berita diduga-diduga ngapo nyari aman dari hukum dibalik kata diduga. Kalau benar ada data ngapo masih nak makai diduga. Tulis bae langsung itu baru wartawan berani. Kalau benar ado data silahkan, tapi sampai kalah data siap-siap tebuang ( penjara)”_.

Pimpinan Media Infoosiber M.D.Amin saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, mengatakan ” ungkapan bupati PALI tersebut dapat berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap independensi lembaga penegakan hukum.

Untuk diketahui Bupati bahwa Pers (media massa) adalah pilar keempat demokrasi, yang melengkapi tiga pilar utama lainnya: eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Pers berperan sebagai pengawas, penyampai informasi, edukasi, hiburan, dan kontrol sosial untuk menjaga keseimbangan kekuasaan serta memastikan pemerintahan berjalan transparan dan akuntabel.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai peran pers sebagai pilar keempat demokrasi:
Fungsi Kontrol Sosial: Pers berperan penting dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan melawan korupsi dengan mengangkat isu-isu krusial ke publik.

*Penyambung Aspirasi:*
Pers menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, menyampaikan pandangan, kritik, dan aspirasi masyarakat.

*Sumber Informasi Objektif:* Pers memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mencerdaskan bangsa.

*Menjaga Kualitas Demokrasi* : Dengan kebebasan pers, media massa mampu meningkatkan kualitas demokrasi dan menciptakan keterbukaan informasi.

*Peran Pasca-Reformasi* : Di era digital, pilar keempat ini tidak hanya diisi oleh media konvensional, tetapi juga media baru (media sosial) yang aktif.

*Membentuk opini publik* .
Kebebasan pers yang bertanggung jawab sangat krusial agar pilar keempat ini tetap kokoh menjaga integritas bangsa.

Tantangan bupati Asgianto ini merupakan hinaan bagi kami insan PERS, terkhusus untuk rekan seprofesi “Silahkan gantung Id Card jika tidak berani melawan dan angkat kasus Bupati, jangan menjadi wartawan MoU”, tegas M.D.Amin.

Ditempat terpisah Ali Sofyan Pemilik Media Rajawali News group sekaligus wartawan senior di Sumatera Selatan sangat menyayangkan ungkapan Bupati PALI, dalam rekaman VN nya melalui pesan Whatsapp mengatakan “

Saya atas nama pimpinan umum media Rajawali News group, seluruh anggota wartawan rajawali news group ” _Tidak usah gentar kepada pejabat koruptor, jangan takut, sikat angkat beritanya jika real, semakin pejabat arogan semakin maenkan.

” Tidak ada satupun pejabat dimuka bumi ini yang bisa melarang wartawan berhenti menulis.Bupati,gubernur,Menteri korupsi laporkan kepolda,kemabes polri”. Terang Ali.

Komentar