Bengkulu, siberkreatif.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu menggelar peluncuran Samsat Keliling (Samling) Digital, Selasa (10/2), di Hotel Mercure Bengkulu.
Peluncuran Samling Digital tersebut dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Mian. Dalam kesempatan itu, Mian menegaskan bahwa pembayaran pajak kendaraan bermotor kini dapat dilakukan secara non tunai melalui sistem pembayaran digital QRIS pada layanan Mobil Samling.
“Pada hari ini kita meluncurkan Samling Digital dengan QRIS, yang selama ini digaungkan oleh Bank Indonesia. QRIS merupakan sistem pembayaran non tunai yang telah diakui secara nasional bahkan internasional. Di Bengkulu, sebagai bagian dari NKRI, kita harus bergerak cepat menuju sistem pembayaran non tunai. Saat ini terdapat 10 unit Samling Digital yang kita sebar di 10 kabupaten dan kota,” ujar Mian.
Sebanyak 10 unit Samsat Keliling Digital tersebut tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam membayar pajak kendaraan tanpa harus membawa uang tunai.
Selain memberikan kemudahan layanan, Mian menambahkan bahwa Samling Digital juga diharapkan mampu meningkatkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan bermotor.
“Intinya adalah optimalisasi pendapatan daerah demi mendukung program prioritas, salah satunya perbaikan infrastruktur jalan. Target serapan PAD sudah kita petakan berdasarkan tipe kendaraan dan distribusinya di daerah,” tutup Mian.
Dengan adanya Samling Digital, Pemprov Bengkulu optimistis tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan akan semakin meningkat seiring dengan kemudahan akses layanan berbasis digital.













Komentar