Tugu Pahlawan Bakal Tinggalkan Pasar Kepahiang, Simpang Empat Kantor Bupati Jadi Lokasi Baru

Kepahiang59 Dilihat

KEPAHIANG, siberkreatif.com – Tugu Pahlawan yang selama ini menjadi salah satu ikon sejarah di kawasan Pasar Kepahiang bakal berpindah lokasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang berencana merelokasi monumen tersebut ke kawasan Simpang Empat Kantor Bupati Kepahiang sebagai bagian dari penataan wajah perkotaan.

Pemindahan ini tidak sekadar mengubah lokasi berdirinya monumen bersejarah tersebut. Pemkab Kepahiang ingin menghadirkan kawasan yang lebih tertata, indah dan representatif, tanpa menghilangkan nilai sejarah serta filosofi yang melekat pada Tugu Pahlawan.

Rencana relokasi tersebut dibahas dalam rapat ekspose yang dipimpin langsung Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP, didampingi Wakil Bupati Kepahiang, Ir. H. Abdul Hafizh, M.Si, Jumat (30/10/2026).

Dalam rapat tersebut, penataan kembali Tugu Pahlawan menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian pemerintah daerah. Kawasan Simpang Empat Kantor Bupati dinilai menjadi lokasi yang direncanakan untuk menghadirkan monumen tersebut dalam lingkungan perkotaan yang lebih representatif.

Meski akan berpindah tempat, Pemkab Kepahiang menegaskan bahwa aspek sejarah tetap menjadi perhatian utama. Identitas, filosofi, serta makna perjuangan yang terkandung dalam Tugu Pahlawan harus tetap dipertahankan dalam konsep penataan maupun desain di lokasi baru.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercantik kawasan perkotaan dan menciptakan ruang publik yang memiliki nilai estetika sekaligus nilai historis.

Keberadaan Tugu Pahlawan di lokasi baru nantinya diharapkan tidak hanya menjadi elemen penghias kota, tetapi juga tetap menjadi pengingat sejarah perjuangan serta identitas masyarakat Kabupaten Kepahiang.

Dengan rencana tersebut, kawasan Pasar Kepahiang berpotensi mengalami perubahan penataan, sementara Simpang Empat Kantor Bupati diproyeksikan menjadi lokasi baru bagi monumen bersejarah kebanggaan masyarakat Kepahiang.

Komentar