Gubernur Helmi Hasan Dorong Pemerataan Air Bersih, 11.361 Sambungan Rumah Telah Terpasang

Bengkulu Tengah65 Dilihat

BENGKULU TENGAH, siberkreatif.com – Upaya memperluas akses air bersih bagi masyarakat di Provinsi Bengkulu mulai memasuki tahap penting. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kobema kini menjalani uji produksi dan uji alir di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Lubuk Puar dengan kapasitas mencapai 400 liter per detik.

Program strategis yang melayani Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, dan Kabupaten Seluma ini ditargetkan menjangkau 38.014 sambungan rumah (SR). Hingga saat ini, sebanyak 11.361 sambungan rumah telah terpasang di tiga wilayah tersebut.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan rasa syukur atas dimulainya tahapan pengujian SPAM Regional Kobema. Menurutnya, pembangunan fasilitas ini merupakan hasil sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Alhamdulillah, ini merupakan kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Kita berharap masyarakat bisa menikmati air bersih yang jernih, sehingga tidak perlu lagi bersusah payah pergi ke sungai untuk mendapatkan air,” ujar Helmi.

Ia berharap kehadiran SPAM Regional Kobema dapat memperluas pemerataan layanan air bersih sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh air layak untuk kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, menjelaskan bahwa pengerjaan SPAM Regional Kobema telah dimulai sejak 2019 oleh Balai Wilayah Sungai VIII.

Program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tiga daerah dengan target pelayanan sebanyak 38.014 sambungan rumah.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.500 sambungan rumah telah terpasang di Kota Bengkulu, 5.500 sambungan di Kabupaten Bengkulu Tengah, dan 2.361 sambungan di Kabupaten Seluma.

“Untuk sambungan rumah yang telah terpasang, di Kota Bengkulu sebanyak 3.500 SR, Bengkulu Tengah 5.500 SR, dan Kabupaten Seluma 2.361 SR,” jelas Tejo.

Secara keseluruhan, sambungan yang telah terpasang mencapai sekitar 29,9 persen dari target 38.014 sambungan rumah. Artinya, masih diperlukan perluasan jaringan agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati layanan air bersih melalui program tersebut.

Tejo menambahkan, uji produksi dan uji alir merupakan tahapan penting untuk memastikan sistem pengolahan dan distribusi air dapat berfungsi dengan baik sebelum pelayanan dioptimalkan kepada masyarakat.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari warga setempat. Yanti, warga Lubuk Puar, menyambut baik dimulainya pengujian SPAM Regional Kobema dan berharap fasilitas tersebut segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Sangat bagus, kinerja Pak Helmi luar biasa. Kami masyarakat sangat berterima kasih,” ungkap Yanti.

Dengan kapasitas pengolahan mencapai 400 liter per detik, SPAM Regional Kobema diharapkan menjadi salah satu solusi untuk memperluas akses air bersih di Kota Bengkulu, Bengkulu Tengah, dan Seluma.

Ke depan, optimalisasi pengoperasian serta perluasan sambungan rumah menjadi langkah penting agar manfaat pembangunan ini dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, sekaligus mendukung pemerataan pelayanan dasar di Provinsi Bengkulu.

Komentar