POPDA 2026 Resmi Dibuka, 490 Atlet Pelajar Bengkulu Siap Berebut Prestasi

BENGKULU, siberkreatif.com – Sebanyak 490 atlet pelajar dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu mulai bersaing menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026. Kompetisi ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk menjaring bibit atlet potensial yang dipersiapkan menuju panggung olahraga tingkat nasional.

POPDA 2026 secara resmi dibuka Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, Kamis (5/11/2026), di Gedung Olahraga (GOR) Sawah Lebar, Kota Bengkulu. Ajang olahraga pelajar tersebut berlangsung selama lima hari, mulai 5 hingga 9 November 2026.

Tidak hanya menjadi arena perebutan medali dan gelar juara, POPDA juga diarahkan sebagai wadah pembinaan sekaligus seleksi untuk menemukan atlet-atlet muda berbakat yang memiliki potensi mengharumkan nama Provinsi Bengkulu.

Dalam sambutannya, Helmi Hasan menegaskan bahwa POPDA memiliki peran strategis dalam membangun prestasi olahraga daerah sekaligus mempererat persaudaraan di kalangan generasi muda.

“POPDA tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga antarpelajar, tetapi juga merupakan wadah pembinaan prestasi, penjaringan atlet potensial, serta penguatan persaudaraan dan kebersamaan di kalangan generasi muda,” tegas Helmi.

Tahun ini, POPDA Bengkulu diikuti 490 atlet pelajar yang didampingi 230 pelatih dan official dari seluruh kabupaten/kota. Ada lima cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni pencak silat, karate, taekwondo, atletik, dan tinju.

Gubernur berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik, mengasah pengalaman bertanding, serta membangun mental juara.

Menurutnya, prestasi olahraga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik dan teknik, tetapi juga membutuhkan kedisiplinan, kejujuran, kerja keras, serta sikap sportif dalam menghadapi setiap pertandingan.

“Para atlet pelajar diharapkan dapat menunjukkan kemampuan terbaik, meningkatkan pengalaman bertanding, serta mengembangkan mental juara dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas, kejujuran, disiplin, dan semangat fair play,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Pemprov Bengkulu terus mendorong pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Pembinaan sejak usia pelajar dinilai menjadi fondasi penting untuk melahirkan atlet berprestasi yang mampu bersaing di berbagai kejuaraan, baik tingkat provinsi maupun nasional.

Penyelenggaraan POPDA juga diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, KONI, insan olahraga, pelatih, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan sistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan.

Melalui POPDA 2026, Pemprov Bengkulu menargetkan lahirnya generasi atlet muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, berintegritas, dan mampu membawa nama baik daerah di kancah olahraga yang lebih tinggi. (Hr)

Komentar