BENGKULU, siberkreatif.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mendorong terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkeadilan dengan memastikan seluruh program pemerintah memperhatikan kesetaraan hak dan kesempatan bagi laki-laki maupun perempuan.
Komitmen tersebut ditegaskan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, saat memberikan sambutan dan arahan dalam kegiatan Verifikasi Lapangan Evaluasi Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2025 (PPE 2026), Selasa (3/11/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut diikuti dari Ruang Rapat Dinas BAPPERIDA Provinsi Bengkulu.
Dalam arahannya, Khairil Anwar menegaskan bahwa Pengarusutamaan Gender (PUG) bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan prinsip penting yang harus menjadi bagian dari setiap kebijakan dan program pembangunan daerah.
Menurutnya, penerapan PUG harus terintegrasi mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi pembangunan. Dengan demikian, setiap kebijakan pemerintah dapat memberikan kesempatan, akses, partisipasi dan manfaat yang setara bagi seluruh masyarakat.
Ia pun meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Bengkulu meningkatkan koordinasi, sinergi serta komitmen dalam menerapkan perspektif gender pada setiap program dan kegiatan.
“Pengarusutamaan Gender harus menjadi perhatian bersama. Seluruh perangkat daerah diharapkan dapat memperkuat komitmen dan koordinasi agar pelaksanaan pembangunan di Provinsi Bengkulu dapat memberikan manfaat dan kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat,” tegas Khairil.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan verifikasi lapangan ini tidak hanya menjadi agenda evaluasi, tetapi juga momentum untuk mengidentifikasi berbagai hal yang perlu diperbaiki dalam penyelenggaraan PUG di Provinsi Bengkulu.
Melalui evaluasi tersebut, kualitas program pembangunan diharapkan semakin responsif terhadap kebutuhan laki-laki dan perempuan, sehingga tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh manfaat pembangunan.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Provinsi Bengkulu, Gusti Miniarti, serta Kepala BAPPERIDA Provinsi Bengkulu, Yuliswani.
Pemprov Bengkulu berharap penguatan koordinasi lintas OPD dapat mempercepat integrasi prinsip kesetaraan gender dalam seluruh sektor pembangunan.
Dengan penerapan PUG yang semakin optimal, pembangunan daerah diharapkan tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga mampu menghadirkan keadilan, kesempatan yang setara serta kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.














Komentar