Bengkulu, soberkreatif.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu mendorong PT Bengkulu Mandiri sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mengembangkan lini bisnis yang terarah, profesional, dan berpotensi memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah. Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Kamis (29/10).
Dalam rapat tersebut, Herwan Antoni menerima Komisaris PT Bengkulu Mandiri, Ade Wahyuni Hidayati, beserta staf. Turut hadir Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Kepala UPTD SPAM Kobema Bengkulu, serta Kepala Seksi PLP dan Air Minum Dinas PUPR Provinsi Bengkulu.
Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan PT Bengkulu Mandiri dalam merumuskan arah pengembangan usaha, mengidentifikasi peluang bisnis, serta menjajaki potensi kerja sama dengan perangkat daerah sesuai tugas, fungsi, dan kewenangannya.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian dalam pembahasan adalah peluang kerja sama terkait Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kobema. Potensi tersebut perlu dikaji secara cermat dengan mempertimbangkan aspek regulasi, kewenangan, kelayakan usaha, serta skema kerja sama yang dapat diterapkan.
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menegaskan bahwa pengembangan bisnis BUMD harus didasarkan pada perencanaan yang matang dan kajian yang komprehensif. Setiap peluang usaha perlu ditelaah agar sejalan dengan ketentuan yang berlaku, tidak tumpang tindih dengan kewenangan instansi lain, serta memiliki prospek yang jelas.
“PT Bengkulu Mandiri perlu melakukan perencanaan yang matang terhadap lini-lini bisnis yang akan dijalankan ke depan. Setiap rencana usaha harus dikaji dengan baik, mulai dari aspek regulasi, kewenangan, hingga peluang kerja samanya, sehingga tidak berbenturan dengan aturan yang telah ada. Dengan demikian, bisnis yang dikembangkan dapat berjalan secara profesional, terarah, dan memberikan manfaat bagi daerah,” ujar Herwan.
Melalui koordinasi tersebut, Pemprov Bengkulu berharap PT Bengkulu Mandiri dapat menyusun peta jalan pengembangan usaha yang terukur, menentukan prioritas bisnis berdasarkan potensi dan kelayakan, serta membangun kerja sama yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Penguatan peran BUMD diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan usaha perusahaan, tetapi juga meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah, membuka peluang ekonomi, dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk terus mendorong pengelolaan BUMD yang profesional, transparan, dan akuntabel agar mampu berkembang secara berkelanjutan serta menjadi salah satu penggerak perekonomian daerah.













Komentar