BENGKULU, siberkreatif.com — Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal (PPMDDT) Bengkulu dalam mendorong peningkatan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat desa.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, saat menerima audiensi Kepala Balai PPMDDT Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Aldi Nurkarim Adil, bersama rombongan di ruang kerja Sekda Provinsi Bengkulu, Rabu (7/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Herwan Antoni didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Bengkulu, Ersan Syahfiri.
Audiensi membahas sejumlah agenda strategis terkait penguatan dan optimalisasi pelaksanaan tugas Balai PPMDDT Bengkulu. Salah satu yang menjadi pembahasan yakni permohonan hibah kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu guna mendukung pengembangan kegiatan dan program balai.
Selain itu, turut dibahas rencana pelaksanaan Hari Bakti Tenaga Pendamping Profesional (TPP) di lingkungan Balai PPMDDT Bengkulu.
Menanggapi berbagai agenda tersebut, Herwan Antoni menyatakan Pemprov Bengkulu terbuka untuk membangun kerja sama dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas Balai PPMDDT, khususnya dalam program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat desa.
Terkait permohonan hibah, Herwan mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis untuk mengidentifikasi aset milik pemerintah daerah, baik berupa lahan maupun bangunan, yang memungkinkan untuk dimanfaatkan dalam mendukung kegiatan Balai PPMDDT.
“Pemerintah daerah siap membantu dan bersinergi bersama Balai PPMDDT Bengkulu. Untuk permohonan hibah, kita akan membahasnya bersama OPD teknis untuk melihat lahan atau bangunan mana yang memungkinkan untuk diberikan atau dimanfaatkan bagi kebutuhan balai, tentunya sesuai aturan yang berlaku,” ujar Herwan.
Menurutnya, keberadaan Balai PPMDDT memiliki posisi penting dalam mendukung pembangunan desa karena berbagai program yang dijalankan bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama dalam peningkatan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat perdesaan.
“Dalam melaksanakan tugas pokoknya, Balai PPMDDT membutuhkan dukungan dan peran aktif pemerintah daerah. Balai ini bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya masyarakat desa. Karena itu, audiensi ini kita jadikan momentum untuk memperkuat sinergi demi kemajuan dan perkembangan desa serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Herwan berharap kolaborasi antara Pemprov Bengkulu dan Balai PPMDDT tidak berhenti pada dukungan kelembagaan, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dengan sinergi tersebut, program pelatihan, pendampingan, dan pemberdayaan masyarakat diharapkan semakin optimal, sehingga mampu memperkuat kemandirian desa sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Bengkulu. (Hr)












Komentar