Pentas Karya SMKN 3 Bengkulu, Siswa Kecantikan dan SPA Tampilkan Ragam Busana Adat

Pendidikan73 Dilihat

BENGKULU, siberkreatif.com – Kreativitas dan keterampilan siswa Kelas XII Jurusan Kecantikan dan SPA SMK Negeri 3 Kota Bengkulu ditampilkan melalui Pentas Karya yang digelar di halaman sekolah, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi para siswa untuk menunjukkan hasil pembelajaran sekaligus mengasah kemampuan dalam merancang, menata, dan menampilkan berbagai kreasi busana serta tata rias di hadapan warga sekolah.

Beragam karya ditampilkan dalam pentas tersebut, mulai dari busana pengantin adat Bengkulu, busana pengantin adat Kalimantan, busana pengantin adat Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), hingga busana pengantin modern.

Tidak hanya menampilkan busana pengantin, para siswa juga mengangkat kekayaan daerah Bengkulu melalui kreasi busana bermotif bunga rafflesia. Bunga rafflesia yang menjadi salah satu ikon Provinsi Bengkulu tersebut dikemas dalam berbagai desain busana sehingga tampil menarik dan kreatif.

Pentas semakin meriah dengan penampilan seni dan hiburan yang disiapkan para siswa. Di antaranya busana Badot, busana bertema horor, serta busana lansia yang dikemas secara kreatif dan menghibur.

Kepala SMK Negeri 3 Kota Bengkulu, Mirsalin, SE, M.Pd, mengapresiasi seluruh pihak, khususnya Ketua Jurusan Kecantikan dan SPA, yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, persiapan Pentas Karya dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Terlebih, kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan agenda Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi siswa kelas XII.

Meski demikian, keterbatasan waktu tidak menyurutkan semangat para siswa dan guru. Seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan yang diharapkan.

Mirsalin berharap pengalaman yang diperoleh siswa melalui Pentas Karya dapat menjadi bekal penting untuk menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Hal senada disampaikan Ketua Jurusan Kecantikan dan SPA SMK Negeri 3 Kota Bengkulu, Rusmalina, S.Pd. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Pentas Karya dapat terlaksana dengan baik.

“Persiapannya cukup singkat dan berbarengan dengan pelaksanaan uji kompetensi keahlian. Namun berkat dukungan semua pihak, kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Rusmalina menegaskan, Pentas Karya bukan menjadi akhir dari perjuangan siswa kelas XII. Justru, kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan bagi siswa untuk mengukur kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan setelah menyelesaikan pendidikan di SMK.

“Ini bukan akhir dari pekerjaan siswa kelas XII. Perjuangan mereka masih panjang,” katanya.

Ia berharap para siswa dapat terus mengembangkan keterampilan, kreativitas dan kepercayaan diri yang telah diperoleh selama mengikuti proses pembelajaran di sekolah.

Melalui Pentas Karya tersebut, siswa tidak hanya dituntut mampu menghasilkan karya, tetapi juga belajar bekerja sama, mengatur waktu, bertanggung jawab dan tampil percaya diri. Nilai-nilai tersebut dinilai penting sebagai bekal siswa ketika memasuki dunia industri maupun membuka peluang usaha secara mandiri.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembelajaran di SMK tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk mempraktikkan keterampilan secara langsung dan menghasilkan karya yang dapat diapresiasi masyarakat. (Hr)

Komentar