Sensus Ekonomi Kepahiang Hampir Rampung, 162 Petugas Dikerahkan

Kepahiang162 Dilihat

KEPAHIANG, siberkreatif.com – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, kini memasuki tahap akhir. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepahiang mencatat capaian pelaksanaan sensus tersebut telah mendekati 100 persen dan ditargetkan selesai pada 31 Agustus 2026.

Kepala BPS Kabupaten Kepahiang, Yuniarto, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (26/8/2026), mengatakan pelaksanaan sensus ekonomi di wilayah Kabupaten Kepahiang berjalan dengan baik dan saat ini hampir seluruh tahapan lapangan telah diselesaikan.

“Capaian pelaksanaan Sensus Ekonomi di Kabupaten Kepahiang sudah mendekati 100 persen. Kegiatan ini akan berakhir pada 31 Agustus 2026,” ujar Yuniarto.

Untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, BPS Kabupaten Kepahiang mengerahkan sebanyak 162 petugas. Para petugas tersebut bertugas melakukan pendataan terhadap berbagai aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku usaha di wilayah Kabupaten Kepahiang.

Menurut Yuniarto, data yang dihimpun melalui sensus memiliki peran penting sebagai gambaran kondisi dan perkembangan perekonomian daerah. Data tersebut nantinya dapat menjadi salah satu dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan serta program pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

Ia menjelaskan, berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 tercatat sebesar 5,11 persen. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepahiang pada periode yang sama berada di angka 4,64 persen.

“Untuk Kabupaten Kepahiang, pertumbuhan ekonomi tahun 2025 sebesar 4,64 persen,” jelasnya.

Yuniarto menambahkan, struktur perekonomian Kabupaten Kepahiang masih banyak ditopang oleh sektor yang berkaitan dengan pertanian dan perkebunan, serta sektor perikanan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat Kepahiang masih memiliki keterkaitan kuat dengan sektor berbasis sumber daya alam.

Dengan hampir rampungnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, BPS Kabupaten Kepahiang berharap seluruh data yang terkumpul dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi dunia usaha dan aktivitas ekonomi di daerah.

Hasil pendataan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi data statistik, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai pijakan dalam menentukan arah kebijakan pembangunan ekonomi Kabupaten Kepahiang ke depan. (Hr)

Komentar