HUT ke-22, RSUD Kepahiang Bertekad Tingkatkan Layanan Kesehatan

Kepahiang504 Dilihat

KEPAHIANG, siberkreatif.com – Puncak peringatan HUT ke-22 RSUD Kabupaten Kepahiang sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlangsung meriah, Rabu (26/8/2026). Kegiatan yang digelar di lingkungan RSUD Kepahiang itu diikuti jajaran karyawan dan staf rumah sakit.

Acara turut dihadiri Wakil Bupati Kepahiang Ir. H. Abdul Hafizh, M.Si., Ketua DPRD Kepahiang Gregory Dayefiandro, S.E., M.Sc., Kepala Dinas Kesehatan Dr. H. Tajri Fauzan, S.Km., M.Si., Plt Direktur RSUD Kepahiang dr. Burhan Hadi serta sejumlah kepala OPD.

Kepala Dinas Kesehatan Kepahiang, Dr. Tajri Fauzan, mengatakan momentum HUT menjadi ajang bersyukur sekaligus introspeksi untuk mengevaluasi berbagai kekurangan pelayanan RSUD.

Menurutnya, sejumlah layanan yang belum tersedia seperti hemodialisa, layanan jantung dan kanker menjadi target pengembangan ke depan. Ia berharap dukungan pemerintah, DPRD, LSM dan insan pers dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat.

Tajri juga menyebut posisi RSUD Kepahiang sangat strategis karena berada di jalur yang menghubungkan Kabupaten Rejang Lebong dan Empat Lawang. Potensi tersebut, kata dia, harus diimbangi dengan kelengkapan sarana dan prasarana agar RSUD Kepahiang mampu menjadi pilihan masyarakat, termasuk dari kabupaten tetangga.

Sementara itu, Plt Direktur RSUD Kepahiang dr. Burhan Hadi mengatakan peringatan HUT diisi dengan syukuran, pembagian hadiah lomba serta tur keliling untuk melihat fasilitas rumah sakit yang telah tersedia maupun yang masih dalam proses pembangunan.

Dengan jumlah karyawan dan staf mencapai 465 orang, Burhan berharap RSUD Kepahiang terus berkembang, terutama dalam pemenuhan fasilitas seperti hemodialisa dan CT Scan.

“Harapannya, pasien tidak perlu jauh-jauh dirujuk ke kabupaten tetangga atau provinsi. Semakin lengkap fasilitas, semakin cepat pula kebutuhan masyarakat dapat kita layani,” ujarnya.

dr. Burhan menambahkan, pasien RSUD Kepahiang tidak hanya berasal dari Kabupaten Kepahiang, tetapi juga banyak datang dari Kabupaten Empat Lawang dan Rejang Lebong. Karena itu, peningkatan fasilitas dinilai penting untuk memperluas manfaat pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah sekitar. (Hr)

Komentar