Razia Warem Lapangan Golf Disorot, Diduga Tebang Pilih

Kriminal61 Dilihat

BENGKULU, siberkreatif.com – Razia gabungan yang melibatkan Satpol PP Kota Bengkulu, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan di kawasan warung remang-remang (warem) Lapangan Golf, Minggu dini hari (9/8/2026), menuai sorotan. Penertiban penyakit masyarakat (pekat) tersebut dinilai belum berjalan merata dan memunculkan dugaan tebang pilih.

Dalam razia itu, petugas disebut hanya menyasar tiga lokasi, yakni Cafe AS, DS, dan DES. Sementara sejumlah warem lainnya di kawasan tersebut tampak tutup saat petugas melintas. Namun, setelah razia berakhir, beberapa tempat yang sebelumnya gelap dan terkunci kembali beroperasi seperti biasa.

Sorotan semakin menguat setelah beredar video yang memperlihatkan perbedaan perlakuan dalam pendataan identitas. KTP dua pemilik warem disebut ditahan untuk keperluan pendataan, sementara KTP seorang oknum ASN/PNS yang mengaku sebagai wakil pemilik warem terlihat dikembalikan.

Kondisi tersebut memicu pertanyaan masyarakat terkait transparansi dan konsistensi penertiban. Warga juga menduga adanya kemungkinan kebocoran informasi sebelum razia, meski dugaan tersebut masih perlu dibuktikan.

“Kalau mau tertib, harusnya semua disisir tanpa terkecuali,” ujar salah seorang warga yang berada di lokasi.

Masyarakat mendesak Satpol PP Kota Bengkulu melakukan evaluasi dan memastikan penegakan Perda berjalan profesional, transparan, serta tidak tebang pilih. Penertiban diharapkan menyasar seluruh tempat usaha yang melanggar aturan, bukan hanya beberapa lokasi. (Hr)

Komentar