SMA Negeri 1 Bengkulu Tengah Sambut Positif Program Sapa Sekolah SMSI

Bengkulu Tengah103 Dilihat

Bengkulu Tengah, siberkreatif.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bengkulu Tengah meluncurkan program Sapa Sekolah dengan mengusung tema “Cerdas Bermedia, Bebas dari Hoaks”. Program ini bertujuan meningkatkan literasi digital pelajar agar mampu menyaring informasi, mengenali hoaks, serta menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

Ketua SMSI Kabupaten Bengkulu Tengah, Candra Irawan, S.Sos., S.IP., CPLA, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap peningkatan literasi digital di kalangan generasi muda. Program Sapa Sekolah menyasar seluruh jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

“SMSI Kabupaten Bengkulu Tengah memiliki program Sapa Sekolah yang ditujukan bagi siswa SD, SMP, hingga SMA. Melalui tema Cerdas Bermedia, Bebas dari Hoaks, kami ingin membentuk pelajar yang tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi,” ujar Candra.

Ia menjelaskan, materi yang diberikan meliputi pengenalan dasar-dasar jurnalistik, teknik verifikasi fakta, etika bermedia sosial, serta pentingnya menangkal penyebaran informasi palsu yang kini semakin marak di ruang digital.

Program tersebut mendapat sambutan positif dari SMA Negeri 1 Bengkulu Tengah. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Haryantoni, M.Pd., menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital.

“Kami menyambut baik program SMSI Kabupaten Bengkulu Tengah. Materi yang dipaparkan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai dunia kewartawanan, jurnalistik, dan penggunaan media sosial secara bertanggung jawab,” kata Haryantoni.

Menurutnya, kolaborasi antara sekolah dan media memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan. Media, kata dia, tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam mempublikasikan berbagai kegiatan dan prestasi sekolah.

“Kami membutuhkan media dan wartawan sebagai mitra dalam menyampaikan berbagai program maupun kegiatan sekolah kepada masyarakat. Selama dilakukan secara profesional dan memberikan informasi yang benar, tentu kami sangat mendukung,” ujarnya.

Haryantoni menambahkan, publikasi melalui media memiliki tingkat kepercayaan yang lebih tinggi dibandingkan promosi yang dilakukan secara mandiri oleh sekolah. Karena itu, pemberitaan yang objektif dinilai mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan.

“Ketika prestasi sekolah diberitakan oleh media, dampaknya tentu berbeda. Informasi yang disampaikan melalui wartawan akan lebih dipercaya masyarakat. Karena itu, kami terbuka untuk terus bersinergi dengan media dalam membangun dunia pendidikan,” tutupnya.

Melalui program Sapa Sekolah, SMSI Kabupaten Bengkulu Tengah berharap dapat melahirkan generasi muda yang cakap bermedia, kritis terhadap informasi, serta memiliki integritas digital sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi dan menjaga kualitas demokrasi di masa mendatang.(**)

Komentar