Bengkulu, siberkreatif.com – Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII) Provinsi Bengkulu melaksanakan penyembelihan hewan kurban, Rabu pagi (27/5/2026) bertempat di DPD LDII Kelurahan Tebeng Kota Bengkuku.
LDII Provinsi Bengkulu pada Idul Adha 1447 H ini menyembelih total 386 hewan kurban. Terdiri dari 1 ekor Kerbau, 232 ekor Sapi, dan 153 ekor Kambing.
Tahun yang lalu LDII Provinsi Bengkulu menyembelih total hewan kurban sebanyak 429 ekor. Rinciannya 1ekor Kerbau, 237 ekor Sapi, dan 191 ekor Kambing.
Artinya terjadi penurunan total hewan kurban yang disembelih di LDII Provinsi Bengkulu sebanyak 43 ekor atau sekitar 10 persen. Dimana rinciannya total jumlah Sapi menurun sebanyak 5 ekor dan Kambing menurun sebanyak 38 ekor.

Ketua LDII Provinsi Bengkulu, Dr. H. Meri Sasdi Jantan, M.Pd, saat Prees rilis bersama awak media, menyampaikan bahwa Persentase penurunan total jumlah hewan kurban yang disembelih oleh LDII dikisaran angka 10 persen tersebut masih dalam batas yang normal.
” Artinya kinerja LDII Provinsi Bengkulu masih solid. Penurunan tersebut dapat dimaklumi mengingat masyarakat kita lagi menjalani efisiensi, sudah jelas kita semua kena imbasnya ” papar Meri
Meri Sasdi menangapi pertanyaan awak media mengenai penyebaran jumlah hewan kurban.
” Hewan kurban disebarkan seluruh kabupaten/kota. Kita di kota juga menyebarkan lagi ke beberapa cabang dan masyarakat sekitar kantor LDII Provinsi ” jelas Meri.
Meri juga menangapi pertanyaan mengenai sumber dana yang diproleh oleh LDII untuk membeli atau mendapatkan hewan kurban.
“Anggota organisasi LDII bekerja secara solid dan profesional, misalnya setelah selesai acara penyembelihan ini kami tetap solid. Anggota sejak dini sudah mulai membentuk beberapa team untuk pelaksanaan kurban tahun depan. Jika sudah terkumpul 7 orang atau 1 kelompok, berarti setidaknya sudah 1 ekor sapi terkumpul. Artinya anggota organisasi LDII bekerja tidak secara dadakan ” tutup Meri
Harapannya berkat kepemimpinan Meri Sasdi di tubuh LDII Provinsi Bengkulu, anggota tetap solid dan kompak dalam bekerja.(Heri)













Komentar