Buka 7 Program Keterampilan, BLK Kepahiang Siap Cetak Tenaga Kerja Beritergritas dan Memiliki Skill

Kepahiang145 Dilihat

Kepahiang,  siberkreatif.com – Balai Llatihan Kerja  ( BLK) Provinsi Bengkulu melalui BLK Kepahiang tahun anggaran 2026 memberi kesempatan bagi masyarakat kebupaten Kepahiang   kebupaten Rejang Lebong,  dan kebupaten Lebong untuk  mengikuti pelatihan keterampilan  gratis atau tanpa dipungut biaya.

Keterampilan Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja akan berlangsung selama  3 bulan pelatihan diluar waktu magang di dunia usaha (kerja). Adapun platihan  dengan 7 (tujuh) bidang keterampilan (keahlian) yang ditawarkan meliputi :

1.Keterampilan menjahit pakain dengan mesin (25 peserta)
2 Keterampilan membuat kuliner /roti dan kue (8 peserta)
3.Junior Beauticiam /kualifikasih 2 (8 peserta)
4.Junior Hairdresser /kualifikasih 3 (3 peserta)
5.Operator Komputer Tingkat Mudah/dasar (39 peserta)
6.Pemasangan Intalasi Listrik. ( 9 peserta)
7. Teknik AC Residential /kualifikasi3 (3 peserta)

Selaku penanggung jawab kegiatan pelatihan,  WELY SULASTRY S.HUT.M.LING, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Selasa (21/4/2026), menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan ketenagakerjaan.

“Pelatihan ini salah satu upaya untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan di Kabupaten Kepahiang.  Alhamdulillah sudah akan diserap oleh dunia usaha dan dunia industri,” ujarnya

Ditambahkannya, melalui pelatihan berbasis kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan mitra Disnakertrans Kabupaten Kepahiang. Peluang penyerapan tenaga kerja semakin terbuka bagi peserta sudah skill dan keahlian sesuai dengan yang dibutuhkan oleh perusahaan.

“Dengan pelatihan seperti ini kita bisa membekali keterampilan bagi tenaga kerja sehinga nereka siap diserap baik dalam negeri maupun luar. Jenis pelatihan kerja yang diberikan juga sudah disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan-perusahaan yang menjadi mitra kami,” katanya.

Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar memegang teguh dua akhlak dalam menghadapi dunia kerja. Pertama, akhlak moral seperti integritas dan kedisiplinan yang menjadi fondasi dalam meningkatkan kinerja. Kedua, akhlak kinerja yang meliputi skill dan kompetensi.

“Skill dan kompetensi akan meningkatkan peluang untuk bersaing di dunia kerja. Selain itu, critical thinking juga penting agar pekerja mampu mengambil keputusan yang tepat saat bekerja,” pesannya.

Kegiatan pelatihan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah  Kabupaten Kepahiang dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kompetensi angkatan kerja di Sumedang.

Dengan pelatihan ini, diharapkan para peserta tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga karakter dan daya saing yang kuat untuk memasuki dunia kerja. (Gntr)

Komentar