Bengkulu, siberkreatif.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir dengan membentuk Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD). Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan Lokakarya Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Provinsi Bengkulu yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, di Hotel Santika Bengkulu, Rabu (11/3).
Kegiatan lokakarya ini bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta para pemangku kepentingan dalam pengelolaan ekosistem mangrove di Provinsi Bengkulu. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis untuk mewujudkan pengelolaan ekosistem mangrove yang terpadu dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Herwan Antoni menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu sangat mendukung keberadaan Kelompok Kerja Mangrove Daerah sebagai upaya konkret dalam menjaga kelestarian mangrove yang memiliki peran penting bagi lingkungan pesisir.
Menurutnya, ekosistem mangrove memiliki fungsi strategis, di antaranya sebagai pelindung alami yang mampu menahan abrasi pantai serta menjadi habitat bagi berbagai jenis tumbuhan dan satwa.
“Kita berharap melalui pembentukan KKMD ini dapat memperkuat upaya pelestarian mangrove di Bengkulu. Mangrove sangat penting karena mampu menahan abrasi sekaligus menjadi ekosistem bagi berbagai flora dan fauna,” ujar Herwan.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian mangrove melalui kegiatan edukasi, rehabilitasi, serta penanaman mangrove secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pengukuhan pengurus Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Provinsi Bengkulu Tahun 2026. Pembentukan KKMD ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya rehabilitasi, perlindungan, serta pengelolaan ekosistem mangrove di wilayah pesisir Bengkulu.
Adapun susunan pengurus Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Provinsi Bengkulu sebagai berikut:
1. Ketua: Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bengkulu, Safnizar.
2. Sekretaris: Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Ketahun, Remran.
Anggota Tim Pelaksana:
3. Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran DLHK Provinsi Bengkulu, Adi Yanuar.
4. Kabid Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Pemberdayaan Masyarakat DLHK Provinsi Bengkulu, Ahmad Sopian.
Tim Kerja:
5. Kepala Seksi Penguatan Kelembagaan Daerah Aliran Sungai BPDAS Ketahun, Maman Sudirman.
Bidang Rehabilitasi Hutan Mangrove:
6. Kepala Seksi Rehabilitasi Hutan dan Lahan BPDAS Ketahun, Witarya.
Bidang Monitoring, Evaluasi, Penelitian, dan Pengembangan:
7. Wahyudi Arinato.
Melalui pembentukan Kelompok Kerja Mangrove Daerah ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap upaya pelestarian mangrove dapat dilakukan secara lebih terarah, terkoordinasi, dan berkelanjutan demi menjaga keseimbangan ekosistem pesisir di Bengkulu.













Komentar