Pastikan Layanan Kesehatan Tepat Sasaran, Pemkab Bengkulu Utara Gelar Sosialisasi Reaktivasi Peserta PBI JKN

Bengkulu Utara65 Dilihat

Bengkulu Utara, Info Publik – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melalui Dinas Sosial menyelenggarakan kegiatan “Campaign Pemberian Informasi Status Kepesertaan JKN dan Reaktivasi Peserta PBI JKN Non-Aktif” tahun 2026. Yang dilaksanakan di Aula Puskesmas Gunung Alam, Kecamatan Arga Makmur ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Utara, H. Fitriansyah, S.STP., M.M.
​Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Bengkulu Utara, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bengkulu Utara, serta diikuti Para Kepala Desa, Lurah dan operator desa, Kelurahan se-kabupaten Bengkulu Utara, Rabu (25/02/2026)

​Dalam sambutannya, Sekda H. Fitriansyah, S.STP, MM menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan respons atas adanya pemutakhiran data dari Kementerian Sosial yang berdampak pada status kepesertaan masyarakat. Berdasarkan data terbaru, terdapat lebih dari 12.000 warga yang mengalami perubahan status kepesertaan.

​”Pemerintah melalui Kementerian Sosial melakukan updating data, ternyata ada 12.000 lebih masyarakat kita yang (statusnya) berubah. Kita berharap mereka yang sudah pindah desilnya, dari desil 5 ke bawah menjadi desil 6 ke atas, memang benar-benar sudah tidak termasuk yang berhak menerima. Namun, hari ini kita lakukan sosialisasi untuk memastikan kembali agar tidak ada kesalahan data,” ujar sekda Fitriansyah.

​Sekda Fitriansyah menekankan pentingnya kehadiran pihak BPJS dan BPS dalam acara ini untuk memberikan informasi yang akurat kepada para perangkat desa. Ia berharap para Kepala Desa dan operator dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menginformasikan status kepesertaan ini kepada warga.

​”Kita mengundang 20 Kepala Desa beserta operatornya untuk memastikan bahwa warga yang dikeluarkan dari data tersebut betul-betul sudah sesuai kriteria. Jika ternyata ada yang selip atau error, maka kita lakukan reaktivasi lagi. Kita ingin memastikan seluruh masyarakat Bengkulu Utara mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,” tambahnya.

​Melalui sosialisasi ini, diharapkan sinkronisasi data kemiskinan dan kepesertaan jaminan kesehatan di Kabupaten Bengkulu Utara semakin akurat, sehingga program bantuan pemerintah dapat dirasakan oleh mereka yang benar-benar membutuhkan

Komentar