SMSI Cetak Sejarah Dirikan Monumen Media Siber Indonesia Pertama di Banten

Nusantara66 Dilihat

Banten, siberkreatif.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat bersama Pemerintah Daerah Provinsi Banten memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dengan menggelar beberapa rangkaian kegiatan.

Momentum ini penting bagi SMSI sebagai organisasi perusahaan media siber di Indonesia untuk memperkuat peran pers digital sekaligus menegaskan kontribusinya dalam pembangunan peradaban bangsa, khususnya di Provinsi Banten.

Sekretaris Jenderal SMSI Pusat, Makali Kumar, S.H., menyampaikan bahwa SMSI merupakan perkumpulan perusahaan media siber Indonesia yang berdiri di Cilegon, Banten, pada 7 Maret 2017. Sejak berdirinya, SMSI terus berkembang dan berperan aktif dalam mendorong profesionalisme serta kemajuan media siber nasional.

“SMSI ini adalah perkumpulan perusahaan siber Indonesia yang berdiri di Cilegon, Banten, pada tanggal 7 Maret 2017. Sehingga pada momentum HPN 2026 ini, kami ingin memberikan tanda sejarah di Provinsi Banten dengan menghadirkan monumen siber pertama di Indonesia,” ujarnya saat menghadiri acara Ekspedisi Budaya dan Sejarah di Banten, Jumat (6/2/2027).

Ia menjelaskan, monumen tersebut merupakan simbol keberadaan dan kontribusi media siber dalam perkembangan informasi dan demokrasi di Indonesia. Monumen yang diberi nama Tugu Siber Indonesia itu dibangun atas kolaborasi antara SMSI dan Pemerintah Kota Cilegon.

Rencananya, peresmian Tugu Siber Indonesia akan dilaksanakan pada Sabtu, 7 Februari 2026, di Alun-Alun Kota Cilegon. Monumen ini diharapkan menjadi landmark sekaligus pengingat sejarah lahir dan berkembangnya media siber di Tanah Air.

Ia menambahkan kehadiran monumen tersebut tidak hanya menjadi simbol bagi SMSI, tetapi juga sebagai representasi kemajuan pers digital Indonesia dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Monumen ini menjadi penanda sejarah dan bentuk komitmen SMSI dalam mendukung kemajuan pers nasional, khususnya media siber, sebagai bagian penting dalam pembangunan bangsa,” tutupnya.

Peringatan HPN 2026 ini juga diharapkan semakin memperkuat sinergi antara insan pers, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kebebasan pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab.

Komentar