Musrenbangcam Kabawetan, Bupati Nata Tekankan Upaya Peningkatan Kualitas SDM Kepahiang

Kepahiang94 Dilihat

Kepahiang, siberkreatif.com – Pemerintah Kabupaten Kepahiang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kepahiang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Musrenbang  hari pertama ini  Rabu (4/02/2026) dilaksanakan di 2 Kecamatan  yakni  Kecamatan Kabawetan dan Kecamatan Kepahiang.

Musrenbang Kecamatan Kabawetan dibuka secara resmi oleh Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP, sementara Musrenbang Kecamatan Kepahiang dibuka oleh Wakil Bupati Kepahiang Ir. Abdul Hafizh, M.Si.

Dalam sambutannya, Bupati Kepahiang menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi pemerintah daerah, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satunya adalah peningkatan angka rata-rata lama sekolah yang saat ini di Kabupaten Kepahiang baru mencapai 8,37 tahun, masih berada di bawah rata-rata nasional yang mencapai 9,07 tahun.

“Selama masa pemerintahan saya, kami terus berupaya mengejar ketertinggalan agar angka lama sekolah di Kabupaten Kepahiang setara dengan angka nasional. Kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan juga harus terus ditingkatkan untuk mencapai target tersebut,” ujar Bupati.

Selain itu, Bupati juga menyoroti angka usia harapan hidup. Pada tahun 2024, usia harapan hidup Kabupaten Kepahiang tercatat sebesar 72,41 tahun, masih lebih rendah dibandingkan Provinsi Bengkulu yang mencapai 73,31 tahun pada periode yang sama. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi masih perlu menjadi prioritas, antara lain melalui perbaikan sanitasi dan penguatan upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM).

Bupati menambahkan, indeks pengeluaran per kapita Kabupaten Kepahiang juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Pada tahun 2024, indeks pengeluaran per kapita Kepahiang tercatat sebesar Rp10,62 juta, sementara Provinsi Bengkulu sebesar Rp11,73 juta, atau berada di peringkat ketujuh se-Provinsi Bengkulu.

“Indeks pengeluaran per kapita merupakan indikator standar hidup layak masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan sektor perekonomian secara terintegrasi sangat diperlukan untuk meningkatkan dimensi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tersebut dan harus menjadi prioritas program serta kegiatan perangkat daerah terkait,” katanya.

Melalui pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan ini, Bupati berharap dapat menghimpun aspirasi dan masukan dari seluruh lapisan masyarakat sebagai dasar perencanaan pembangunan Kabupaten Kepahiang ke depan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bapperida Kepahiang  Solihin  S.Hut  M.Si, beserta Tim Bidang Perencanaan, Camat Kabawetan, Yunanto Budi Nugroho, S.Hut, Kepala OPD, Babinsa, Babinkhantibmas, serta tamu undangan lainnya. (Hr)

Komentar