Musrenbangcam Pondok Kelapa Prioritaskan Usulan Siaga  Darurat Kebencanaan

Bengkulu Tengah123 Dilihat

Bengkulu Tengah, siberkreatif.com – kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah mengelar  musyawarah rencana kerja pembangunan kecamatan (Musrenbangcam), Rabu (28/01/2026) di Aulah kantor Camat tersebut.

Hadir pada acara tersebut Camat Pondok Kelapa, Ridulina, Ketua Komisi 3 DPRD Bengkulu Tengah, Arsyad Hamzah, beserta Dewan lainnya, para Kepala Desa, Kabid Perencanaan Bappedan beserta tim,  ketua Baznas Benteng,  Babinsa, Babinkhantibmas, serta tamu undangan lainnya

Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Drs. Tomi Marisi, M. Si yang secara resmi membuka acara tersebut.
Sekda Tomi saat diwawancarai usai acara tersebut, menyampaikan bahwa musrenbangcam ini adala perencanaan penyusunan RKPD setelah tingkat desa, menuju tingkat kabupaten, Provinsi, dan terakhir tingkat Nasional (Pusat). Sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku, yakni UU No 25 Tahun 2004.

“Hari ini kita melaksanakan musrenbangcam Pondok Kelapa. Musrenbangcam ini adalah kita lagi menyepakati dan mendiskusikan untuk dilaksanakan pembangunan 2027 nanti. Jadi menyusun RKPD 2027 sekarang kita dari tingkat kecamatan, dimana ditingkat desa sudah dilaksanakan. Perencanaan sekarang menuju tingkat kabupaten, provinsi, kemudian tingkat nasional. ” papar Sekda Tomi

Ditambahkan Sekda, harapanya melalui musrenbangcam ini dapat menyampaikan beberapa usulan yang dianggap prioritas untuk direalisasikan

“Kita harapkan, bahwa usulan yang prioritas nanti akan disampaikan pada musrenbangcam ini” tambahnya

Adapun fokus usulan Kecamata Pondok Kelapa sesuai dengan yang disampaikan oleh Camat, mengenai tangap darurat kebencanaan.

“Fokus usulan Kecamatan Pondok Kelapa sendiri tadi sudah disampaikan oleh ibu Camat yakni mengenai kebencanaan, bencana alam banjir, longsor, dan kebakaran, dll. Termasuk insprastruktur Pelapis tebing, siring dan gorong – gorong, itu juga menjadi perhatiannya. ” papar Sekda

Lagi -lagi Sekda menegaskan mengenai usulan mana yang diangap prioritas itu sudah ada kajian atau perhitungan teknisnya

“Secara teknis nanti ada perhitungannya sehingga terlihat yang mana layak diprioritaskan.” tutup Sekda (Hr)

Komentar