Rejang Lebong , siberkreatif.com – Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong mengelar sarasehan 1 tahun kepemimpinan pasangan Bupati Fikri – Hendri, Jum’at siang (23/01/2026) di Aula rumah dinas Bupati.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Rejang Lebong, Iwan Sumantri, Ketua DPRD Juliansyah Yayan, unsur Forkopimda, Kepala OPD, para istri Bupati dan wakil Bupati serta pejabat lainnya, seluruh lembaga dan insan pers yang ada di Rejang Lebong, serta tamu undangan lainnya.
Bupati Rejang Lebong, HM. Firkri Thobari, SE yang didampingi Wakil Bupati, Dr.Hendri Praja, S.STP, MM, dalam sambutan menyampaikan bahwa dalam waktu satu tahun cukup untuk melaksanakan keberhasilan pembanguna namun cukup untuk arah cermin awal dasar menilai apa yang telah dilakukan dan yang perlu dilakukan.
“Sebagai upaya pembangunan telah kita jalankan secara bertahap dan terukur. Satu tahun kepemimpinan bukan waktu yang panjang.namun cukup menjadi arah pondasi pembangun dan cermin awal bagi kia semua dalam menilai apa yang telah kita lakukan dan apa yang perlu kita perbaiki. ” papar Bupati Fikri
Secara ringkas Bupati Fikri menyampaikan setidaknya ada 7 point keberhasilan pembangunan yang telah dikerjakan :
1. Telah berhasil meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM), dari nilai 75,53 menjadi 75,87
2. Telah berhasil menurunkan angka kemiskina di Rejang Lebong, dari 14,65% menjadi 11,71%.
3.Dalam bidang penguatan pendidikan, Kabupaten Rejang Lebong merupakan salah satu Kabupaten yang ditunjuk menjadi lokasi pembangunan Sekolah Unggul Garuda bertaraf international. Secara nasional ada 20 daerah lokasi pembangunan tersebut. Khusus di pulau Sumatera cuma 4 daerah lokasi pembangunan, salah satunya Kabupaten Rejang Lebong, tepatnya di Desa Mojorejo. Kecamatan Selupung Rejang. Kabupaten Rejang Lebong juga menerapkan kebijakan sekolah gratis.
4. Kepedulian sosial Pemkab terhadap anak yatim piatu dan penyandang disabilitas melalui program orang tua asuh. Saat ini terdapat 1287 anak asuh penerima manfaat di Rejang Lebong.
5.Telah menjalin kolaborasi antar daerah dalam upaya menjadikan Kabupaten Rejang Lebong menjadi daerah tujuan wisata. Kabupsten Rejang Lebong telah menandatangani Mou dengan Kota Bengkulu dan Kota Lubuk Linggau dalam hal upaya kerjasama tersebut
6. Pembangunan inprastruktur jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan Provinsi maupun Kabupaten. Sejumlah ruas jslan strategis, diantaranya Jalan Sukowati telah mulus. Jalan Suraja Pasar Atas telah ditingkatkan kualitasnya. Ruas jalan Desa Bengkok, Warung Pojok, Pal VIII, Kayu Manis, Air Meles Bawah, dll. Jembatan Talang Beni, Dusun Sawah, dan jembatan Duku Ulu juga telah berfungsi. Begitu juga pembangunan jakan yang menjadi kewenangan Provinsi, jalan simpang PUT – Kota Padang, jalan Apur – Talang Baru, Jalan Apur – Air Nau. Satu tahun kepemimpinan Helmi -Mian telah berhasil dibangun.
7. Menjadi Kabupaten urutan ke-3 se-Provinsi Bengkulu kinerja terbaik dalam upaya keberhasilan menurunkan angka stanting dengan skor 79,27.
8. Kabupaten Rejang Lebong berhasil meraih penghargaan Swasti Saba Padapa (penghargaan Kabupaten Kota Sehat), dari 514 total Kabupaten/Kota, Rejang Lebong satu-satunya daerah di Provinsi Bengkulu yang berhasil memproleh penghargaan tersebut.
Atas capaian tersebut Pasang Fikri – Hendri menyampaikan Aoresiasi dan terima kasih kepada semua pihak.
“Atas capsian ini kami menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang seting-tinginya kepada seluruh perangkat daerah, DPRD, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja keras, berkolabirasi, dan berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Rejang Lebong ” ungkap Bupati Fikri
Bupati juga menyadari masih banyak kendala yang dihadapi, apalagi kondisi fiskal daerah secara nasional sedang tidak baik-baik saja.
“Namun demikian kamibjuga menyadari bahwa masih terdapat berbagai tantangan yang perlu kita hadapi bersama, diantaranya adalah keterbatasan fiskal daerah yang semakin terasa. Dengan adanya pergeseran dan penyesuaian anggaran. Dimana untuk belanja pegawai mencapai 57,5%. Hal ini tentu saja menjadi tantangan berat pembangunan” papar Bupati.
Namun demikian Bupati Fikri berharap tidak membuat semua pihak menjadi kendor semangat untuk membangun, mari terus berinovasi untuk menghadapi tantangan yang berat ini.
“Namun kita kabulaten Rejang Lebong terus berinovasi untuk menghadapi tantangan yang berat ini. Bapak ibu yang hormati, kami menyakini bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilaksanakan oleh pemerintah saja perangkat daerah, DPRD, instansi vertikal, dunia usaha, akademidi tokoh masyarakat, seluruh elemen pembangunan menjadi kunci keberhasilan “ungkapnya
“dengan jegiatan ini kami harapkan menjadi wadah menyawakan persepsi dan memperkuat sinergi, serta merumuskanblangjah-langkah strategis yang lebih berintegrasi dan berdampak. Melalui forum ini kami sangat terbuka terhadap masukan kritik dan saran yang bersifat membangun” tutup Bupati Fikri *(Hr/Gntr)*













Komentar