Peringatan HAB Ke- 80 Kemenag RI, Bupati dan Kepala Kemenag Kepahiang Komitmen Bersinergi

Kepahiang169 Dilihat

Upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia digelar di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepahiang, Sabtu (3/1/2026). Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP bertindak sebagai inspektur upacara.

Upacara tersebut diikuti Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepahiang Imam Ghazali, M.Pd, jajaran aparatur sipil negara (ASN) Kemenag, serta tamu undangan lainnya.

Hari Amal Bhakti diperingati setiap 3 Januari untuk mengenang berdirinya Kementerian Agama RI pada 3 Januari 1946. Pada peringatan HAB ke-80 tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi Indonesia Damai dan Maju”.

Dalam sambutannya, Bupati Kepahiang menyampaikan bahwa peringatan HAB menjadi momentum untuk menyatukan tekad dan memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Dengan fondasi yang kokoh, semangat pengabdian yang berdampak, serta penguasaan teknologi yang beretika, kita optimistis mampu mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat. Pada momentum HAB ke-80 ini, sinergi antara Kementerian Agama dan Pemerintah Kabupaten Kepahiang perlu terus ditingkatkan, khususnya di bidang pendidikan keagamaan,” ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kepahiang juga membacakan amanat Menteri Agama RI. Dalam amanatnya disampaikan bahwa dalam merespons tantangan zaman, penting untuk kembali melihat lembaran sejarah peradaban, di mana agama pernah menjadi sumber pencerahan dunia melalui pengembangan ilmu pengetahuan.

“Nilai-nilai agama berpadu dengan rasionalitas untuk memajukan peradaban manusia. Semangat inilah yang perlu kita hidupkan kembali. Saat ini umat manusia menghadapi tantangan besar berupa kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence. ASN Kementerian Agama tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan harus mampu mewarnai substansi AI dengan konten keagamaan yang otoritatif, valid, moderat, sejuk, dan mencerahkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepahiang Imam Ghazali, M.Pd mengatakan, untuk mewujudkan visi tersebut setiap ASN Kementerian Agama dituntut bertransformasi menjadi pribadi yang agile, adaptif terhadap perubahan, terbuka terhadap teknologi dan inovasi, serta responsif dalam melayani kebutuhan umat.

“Nilai-nilai tersebut sejatinya bukan hal baru, melainkan warisan luhur tradisi keagamaan yang perlu kita aktualisasikan kembali sesuai dengan tuntutan zaman,” ujarnya.

Komentar